weLcome

  • 1
  • 1
  • 1
  • 1

Rabu, 01 Juni 2011

Entah

dj-wandy:

Entah apa yang kupikirkan Hari ini,
seperti bukan hari-hari yang lalu,
berupa napsu yang memendam halus benci itu,
sebuah kepekatan Hitam yang menggumul disitu,
sangat lekat,kental dan mendidih,
siap melebur nyawa-nyawa dalam sendiriku

Entah apa yang kucari dari Hari itu,
layaknya menengok kembali jauh ke belakang,
setahun silam?
tetapi dimana Hati itu Mati!
tanpa terisi setitik pun air tuk membasahi keringnya hausku,
mengaliri setiap dahaga kerongkongan Lubukku,
menitik-tik dalam pori-pori dimana Aku tertidur…

Entah apa yang ada dalam Malam ini,
Entah apa yang bisa Aku jadikan Masaku berlalu,
Entah berapa lagi pertanyaan yang akan tumbuh esoknya,
1 esok,2 esok dan seterusnya,
Hingga Entah itu akan terjawab padaku,
seperti terakhir itu ada……..

Diantara Harapan

dj-wandy:

detik-detik waktu menemani
membangun kecemasan dalam jiwa
bertahan diantara harapan
darah ini telah membeku
terjamah oleh dinginnya hatimu
diam tenang seperti air dalam wadah
getar hati ini tak menggangu buatmu
bisu hatimu terlalu bertahta
titah aku mu terlalu mengusai
getarkan wadah itu
memuntahkan air hingga tercurah
membasuh cemas atas hati

Biarlah Aku Bicara

dj-wandy:

Aku berpetuah kebenaran walau aku bukan benar
Hingga liurku mengkristal tanda menyudahi
Aku belum juga sudah
Biarlah aku bicara
Sampai nafasku sengak

Dan kau cuma sekadar menghargai
Aku berpetuah kebenaran walau aku bukan benar
Biarlah aku bicara
Dan kau jadikan aku pendongeng antar tidurmu.

Bocah Jalanan

dj-wandy:

Langit, bapaknya
Bumi, ibunya
Alam,pekarangannya
Raga,rumahnya
Waktu,menggelindingkannya
Sampai jiwa kembali padaNya

Adakah Pernah

dj-wandy:

Masih ku ingat kelam senja kemarin,
Masih ku rasa kata-kata penuh makna.
Masih ku dengar derap langkahu menuju api kehambaan tipu.

Ada pernah….
Air mata mengalir jatuh ke bumi
tanpa bisa dihentikan…
Ada kah engkau pernah membayangkan???????
Seberapa jauh jalan yang akan ditempuh.
Seberapa lama waktu yang telah berlalu
Seberapa banyak cerita dan cinta adalah berlalu tanpa peduli
Seberapa banyak kesempatan yang telah terbuang

Ada kah pernah engkau berfikir.
Betapa tabahnya hati ibunda…….
tanpa pedulikan teriknya sinar matahari.

Ada kah pernah….

Betapa pun luasnya samudera membentang
gulungan ombah pasti datang.
Seiring langkah gontai yang akan diayunkan
tersisa seberkas arus tuk kembali

Ananda dunia ini bersahaja
tak peduli hirup pikuk
terkadang culas penuh tipu daya

Yahhhhhh
Ada kah perhah.